PERNYATAAN SIKAP KH. M. NAJIH MAIMOEN

Kami sangat menyayangkan langkah pemerintah Indonesia memberikan izin import daging beku dari Australia yang katanya bertujuan untuk menstabilkan harga daging sesuai dengan target Presiden Joko Widodo sebesar Rp 80 ribu per kilogram di bulan Ramadhan tahun ini.

Kebijakan ini tentu melukai hati peternak nasional dan semakin memperlihatkan wajah asli rezim kepala besi yang tidak pro rakyat. Kami menilai penurunan harga daging sapi sangat tidak memihak kepada peternak lokal sehingga langkah impor tersebut sangat disayangkan.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong setelah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian di Gedung Kementerian Pertanian, Selasa, 31 Mei 2016, menegaskan “Untuk mencapai target presiden, kami akan terus menambah pasokan daging dan impor daging sapi”. Menurut dia, saat ini sudah terkumpul 27.400 ton daging sapi dari berbagai negara. Ia menyebutkan Australia adalah pemasok utama daging sapi mentah dan potong saat ini”, demikian Tempo mewartakan.

Penstabilan harga adalah bentuk pengelabuhan dan penipuan, bahkan menjadi kedok pemerintah dalam mengimplementasikan ide sosialis-komunis di negeri ini. Dengan kebijakan diatas, seolah-olah peternak tidak boleh mendapatkan laba banyak alias tidak boleh kaya, sehingga bisa disimpulkan kebijakan-kebijakan pemerintah sekarang adalah menghalang-halangi rakyatnya menjadi kaya, dan mengeksploitasi kekayaan negeri hanya untuk pemerintah, inilah hakikat Sosialisme-Komunisme-nya Karl Max, Lenin, Stalin, dan Mao Tse Tung.

Seharusnya pemerintah menangkap mafia-mafia pasar, mencegah terjadinya penimbunan, dan melakukan operasi pasar secara berkala. Kemudian pemerintah harus bisa mengendalikan harga pupuk, sentrat dan obat-obatan untuk tumbuhan dan hewan ternak, sehingga petani, peternak dan pembeli berimbang pendapatannya. Karena sudah menjadi rahasia umum, cukong-cukong china bermain licik di balik ekonomi Indonesia.

Aroma komunisme sangat kental mewarnai kebijakan pemerintah Indonesia saat ini. Bagaimana tidak, baru kali ini ada presiden Indonesia melarang TNI dan Polri melakukan Sweping terhadap orang-orang yang mengkampanyekan PKI, padahal UUD sudah jelas melarang PKI, apa pak presiden merasa berhasil jika bahaya laten PKI bangkit kembali di bumi pertiwi?!, sungguh mencengangkan.

Meski Panglima TNI Gatot Nurmantyo menegaskan PKI tidak akan bangkit kembali di bumi pertiwi, namun perlu diketahui, bahwa kader-kader partai politik nasionalis bahkan mungkin partai Islam banyak sekali yang terjangkit virus komunisme, jadi bukan tidak mungkin bendera PKI akan berkibar dikemudian hari, dan pemerintah tidak menyadari hal ini.

Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, pemerintah Indonesia dituntut lebih hati-hati dalam urusan makanan (ikhtiyath). Dalam tinjauan Fiqh Islam, import daging (Sapi, Kambing, Ayam dst) dari luar negeri sangat beresiko, pertama memandang tata cara  penyembelihannya yang tidak sesuai aturan syar’i, yakni dengan menggunakan mesin (ada unsur mencekik), kedua melihat penyembelihnya yang berstatus non muslim yang bukan ahli kitab, sembelihan model seperti ini jelas diharamkan oleh Fiqh Islam.

Pemerintah juga dituntut untuk lebih fokus menjaga konsumsi rakyat muslim agar benar benar halal dan steril dari daging daging yang diharamkan seperti babi, anjing dan sejenisnya. Oleh karena itu, segala produk makanan terlebih obat masak, seperti Ajinomoto yang disinyalir ada campuran babinya harus ditindak tegas. Inilah hak hak konstitusional umat Islam sebagai penduduk mayoritas negeri yang harus dipenuhi pemerintah.

Akibat kelalaian pemerintah dalam menjaga kehalalan makanan penduduk mayoritas, umat Islam Indonesia mengalami degradasi aqidah (terpengaruh ide Sekulerisme, Liberalisme, dan pluralisme, kalah dengan kristenisasi dan komunisme, dan lebih mengidolakan pemimpin kafir daripada pemimpin muslim, dan luntur ghiroh Islamiyahnya), kelemahan dalam mempertahankan syi’ar syi’ar Islam seperti masjid, majlis ta’lim, dan kuburan para wali, padahal semua itu adalah saksi sejarah peradaban Islam Indonesia. Apalagi para remaja Muslim Indonesia yang semakin rusak moralnya. Pembunuhan, pemerkosaan, penggunaan Narkoba dan Miras semakin hari semakin menunjukkan angka kenaikannya yang signifikan.

Krisis sosial ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi seluruh elemen masyarakat, termasuknya para ulama dan tokoh masyarakat agar lebih istiqomah memberi suri tauladan yang baik dan tahdzir kepada umat akan bahaya penyakit sosial (Pembunuhan, Perzinaan, Miras, Narkoba).

Umat Islam Indonesia harus divaksin Sholat berjamaah di Masjid, Ngaji Al-Quran, memperbanyak sholat sunnah, Ngaji Syari’at Islam dengan karya karya imam imam umat Islam, Ngaji di Madrasah diniyah, dan pengamalan  dengan ikhlas terhadap semua ilmu yang sudah dipelajari. Dengan demikian, haqqul yakin kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia akan segera terealisasi, karena Allah SWT berfirman:
إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر

{وَلَوْ أَنَّ أَهْل الْقُرَى} الْمُكَذِّبِينَ {آمَنُوا} بِاَللَّهِ وَرُسُلهمْ {وَاتَّقَوْا} الْكُفْر وَالْمَعَاصِي {لَفَتَحْنَا} بِالتَّخْفِيفِ وَالتَّشْدِيد {عَلَيْهِمْ بَرَكَات مِنْ السَّمَاء} بِالْمَطَرِ {وَالْأَرْض} بِالنَّبَات

Sarang, 1 Juni 2016
KH. M. Najih Maimoen

Iklan

Peringatan & Pernyataan Sikap Perihal Keberatan tentang Kafe dan Warkop Karaoke

Sifat                 : Peringatan & Pernyataan Sikap
Perihal             :  Keberatan tentang Kafe dan Warkop Karaoke

Kepada           
1.Yth. Bapak Bupati Rembang
                                                                                 Di  Rembang
2.Yth. Ketua / Pimpinan DPRD
       Kabupaten Rembang
  Di   Rembang.

                                                                                      
Assalamualaikum Wr. Wb.

Penyakit masyarakat yang selama ini dianggap “subur” tidak hanya pada lingkup masyarakat perkotaan bahkan  hingga kepedesaan padahal Kabupaten  Rembang justru dikenal sebagai wilayah religius muslim dengan kehidupannya yang serba agamis. Memang ironis, Rembang  yang selama ini memposisikan diri sebagai kabupaten yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam  (masyarakat religius) ternyata penyakit masyarakatnya tak kunjung habis bahkan cenderung semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pertanyaannya adalah siapakah yang harus bertanggung jawab terhadap masalah ini. Apakah aparat penegak hukum yang belum mampu secara tegas memberantas masalah tersebut, keluarga yang tidak mampu memberikan pendidikan yang memadai, para guru yang sudah tidak mampu lagi memberikan tauladan ataukan para rohaniawan/ alim ulama yang belum sepenuhnya memberikan ceramah /khotbah kepada seluruh lapisan masyarakat.
Penyakit sosial merupakan satu masalah yang tidak dapat diselesaikan secara individual tapi ia merupakan masalah kita bersama.  Dengan demikian, siapakah yang patut dimintai pertanggung jawaban tentang masalah ini. Yang jelas sebagai umat manusia,  khususnya kita sebagai umat muslim hal itu merupakan masalah kita bersama dan setiap kita berkewajiban untuk senantiasa saling mengingatkan dan tetap saling menjaga dan tetap berperan sesuai dengan tanggungjawab dan posisi kita.

A. Potensi penyebab penyakit masyarakat :

Maraknya Kafe dan Warung kopi dengan layanan jasa karaoke; yang kemudian menimbulkan suburnya berbabagai macam penyakit masyarakat lainnya semisal:

1. Minum-Minuman Keras
Minuman keras atau sering disingkat miras adalah minuman yang mengandung alkohol. Minuman beralkohol dikategorikan menjadi tiga golongan berdasarkan kadar alkohol yang terkadung di dalamnya. Alkohol termasuk zat adiktif, yakni zat yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan. Di samping itu, alkohol juga termasuk golongan depresan yang dapat memperlambat aktivitas otak dan sistem saraf. Alkohol juga mengakibatkan peminumnya bertindak lalim, kejam, bahkan kekerasan seksual terhadap remaja khususnya anak dibawah umur, seperti kasus yang terjadi di Bengkulu, seorang siswi SMP bernama yuyun (14) tewas setelah dicabuli 14 pemuda akibat menenggak miras. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pornografi dan minuman keras merupakan salah satu penyebab maraknya kasus kekerasan seksual, sehingga masalah itu harus segera diatasi, oleh karena itu pemerintah harus menerbitkan perppu perlindungan anak.
    
2. Judi
Judi merupakan kegiatan permainan yang bertujuan memperoleh uang tanpa bekerja dan hanya mengandalkan faktor spekulasi.

3. Narkoba
Istilah narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Pengaruh narkoba terhadap tubuh yang sehat akan mengakibatkan gangguan mental dalam bentuk emosional, perilaku tidak terkendali, penurunan daya ingat yang sangat drastis, kerusakan sistem saraf otak. Adapun secara umum, ciri-ciri pemakai narkoba antara lain:
a. daya konsentrasi menurun,
b. malas, gairah untuk hidup hilang,
c. tidak peduli terhadap keadaan dirinya sendiri dan lingkungan sosialnya,
d. tidak mampu menggunakan akal pikirannya secara sehat,
  e. sangat sensitif, emosional, dan agresif,
f. ketergantungan terhadap narkoba akan menimbulkan rasa sakit pada sekujur tubuh.

5. PSK  Pekerja sex komersial yang disebut sebagai prostitusi Meskipun upaya pemberantasan terus-menerus dilakukan, akan tetapi jika KAFE dan WARUNG KOPI  KARAOKE dibiarkan maka prostitusi tetap saja marak di masyarakat, baik yang berlangsung secara terang-terangan maupun secara terselubung dengan berkedok dan membaur dalam kegiatan sosial lainnya.
Melalui prostitusi inilah akan berkembang subur penyakit penyakit sosial lainnya, sehingga terciptalah mata rantai yang tidak terputus, bahkan saling terkait misalnya antara prostitusi dengan miras, penyalahgunaan narkoba, perjudian, dan proses penularan penyakit HIV/AIDS

6. Kenakalan Remaja
Usia remaja erat kaitannya dengan perubahan sikap dan pola perilaku pada diri seseorang. Suatu hal yang alamiah bahwa dunia remaja selalu diwarnai dengan perilaku-perilaku yang menyimpang dari nilai dan norma yang telah diserapnya, karena keinginannya untuk menemukan jati diri dan adanya dorongan untuk tidak mau dikendalikan oleh orang lain. Dalam kondisi alamiah inilah peran pemerintah sebagai penanggung jawab mengenai perilaku anak-anak sangat diharapkan. Kecenderungan remaja terikat dengan lingkungan sosial sebayanya memudahkan remaja terbawa arus lingkungannya. Realitas kekinian para remaja lebih memadati kafe dan warung warung kopi karaoke. Pemicu segala kemaksiatan bersumber dari sana.

B.AKIBAT-AKIBAT PENYAKIT SOSIAL
Berbagai bentuk penyakit sosial  yang ada di masyarakat akan membawa dampak bagi pelaku maupun bagi kehidupan masyarakat pada umumnya.
1.   Dampak Bagi Pelaku
Berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh seorang individu akan memberikan dampak bagi si pelaku. Berikut ini beberapa dampak tersebut :
        a.   Memberikan pengaruh psikologis atau penderitaan kejiwaan serta tekanan mental terhadap pelaku             karena akan dikucilkan dari kehidupan masyarakat atau dijauhi dari pergaulan.
b.   Dapat menghancurkan masa depan pelaku penyakit.
c.   Dapat menjauhkan pelaku dari Allah SWT,  dan dekat dengan perbuatan dosa.
d.   Perbuatan yang dilakukan dapat mencelakakan dirinya sendiri.

2.   Dampak Bagi Orang Lain/Kehidupan Masyarakat
Perilaku penyakit juga membawa dampak bagi orang lain atau kehidupan masyarakat pada umumnya. Beberapa di antaranya adalah meliputi hal-hal berikut ini:
a.Dapat mengganggu keamanan, ketertiban dan ketidakharmonisan dalam masyarakat.
   b.Merusak tatanan nilai, norma, dan berbagai pranata sosial yang berlaku di masyarakat.
c.Menimbulkan beban sosial, psikologis, dan ekonomi bagi keluarga pelaku.
   d.Merusak unsur-unsur budaya dan unsur-unsur lain yang mengatur perilaku individu dalam kehidupan masyarakat.

        C. ANALISIS  PENYAKIT SOSIAL
Mengapa orang melakukan penyakit sosial?  Faktor apakah yang mendorong mereka melakukan penyakit sosial? Tentu ada alasan dan faktor yang mendorong mereka melakukan penyakit sosial. Mungkin karena pengaruh lingkungannya; mungkin karena ingin mencapai kepuasan hidup; mungkin hanya ingin meniru orang lain, mungkin ingin hal lain daripada yang lain; mungkin karena ketidak-puasan terhadap sesuatu yang dihadapi; dan masih banyak kemungkinan-kemungkinan lain yang menjadi  penyebab orang melakukan penyakit sosial. Dari berbagai penyebab itu kita dapat mengidentifikasi dan menganalisis penyebab penyakit sosial sebagai berikut :
1.   Keadaan keluarga yang berantakan (broken home)
Keluarga merupakan tempat di mana anak atau orang pertama kali melakukan interaksi dengan orang lain. Keluarga memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam pembentukan watak (perangai) seseorang. Oleh karena itulah keadaan keluarga akan sangat mempengaruhi perilaku orang yang menjadi anggota keluarga tersebut. Dalam keluarga yang broken home biasanya hubugan antaranggota keluarga menjadi tidak harmonis..
2.   Persoalan ekonomi
Tidak terpenuhinya kebutuhan ekonomi dapat mendorong orang melakukan kegiatan apa saja, asal bisa memperoleh sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Tidak jarang orang mengkhalalkan segala cara untuk mendapatkan uang atau sesuatu, yang dapat memenuhi kebutuhan ekonominya. Hal inilah yang menyebabkan orang melakukan kegiatan tanpa menghiraukan norma-norma dan aturan masyarakat. Akibatnya terjadilah penyakit sosial dari orang yang bersangkutan.
3.   Pelampiasan memperturutkan hawa nafsu
Penyakit sosial bisa juga terjadi sebagai bentuk pelampiasan nafsu birahinya yang tak terkendali karna adanya kesempatan.
4.   Pengaruh lingkungan masyarakat
Penyakit sosial bisa juga terjadi karena pengaruh lingkungan. Orang yang hidup di lingkungan penjudi, akan cenderung ikut berjudi; orang yag berada di lngkungan peminum (pemabuk), akan cenderung ikut mabuk-mabukan; orang yang hidup di lingkungan preman, akan cenderung berperilaku seperti preman.
5.   Ketidaksanggupan menyerap nilai dan norma yang berlaku
Perilaku orang ini cenderung semaunya, karena ketidaktahuannya terhadap norma-norma dan budaya yang ada di masyarakat.
6.   Tesedianya media kema’siatan
Realitas faktualnya, jumlah kafe dan warung kopi karaoke di Rembang ini jumlahnya sudah ratusan. semuanya mempunyai magnit pemicu daya tarik yang menggiurkan.

D. PERNYATAAN SIKAP KAMI
Keberadaan Kafe dan Warkop Karaoke menjadi tempat transaksi narkoba, ekstasi dan prostitusi PSK, dan juga sebagai gudang miras dimana ia menjadi pintu kemaksiatan dan sumber dari segala bentuk kejahatan seperti pembunuhan, pemerkosaan dst. Kami tidak setuju dengan lokalisasi apalagi di hotel-hotel, karena itu sama saja memanjakan hidung belang dan PSK, perzinaan sangat dilarang oleh agama, baik secara diam-diam maupun terang-terangan. Allah SWT berfirman dalam surat al-An’am ayat 151: “Janganlah kamu mendekati perbuatan keji (zina), baik yang terlihat ataupun yang tersembunyi”, jika prostitusi dilegalkan asal ada izin dari pemerintah (membayar pajak), maka berarti Negara ini bermental materialis, apapun boleh asal ada uang, naudzubillah.       
Muara dari merebaknya usaha kafe karaoke dan usaha warung kopi berfasilitas yang sama, adalah tidak adanya perangkat hukum yang mengatur dan memaksa secara tegas.
Masyarakat yang sudah gelisah perlu segera direspon Pemerintah.
Orang pribadi atau Badan dilarang melakukan kegiatan usaha hiburan diskotik, kelab malam, pub, kafe  dan  warung kopi karaoke di wilayah Daerah Kabupaten Rembang.
Orang pribadi atau Badan yang melanggar pelarangan sebagaimana dimaksud  diberikan sanksi hukum sebagaimana mestinya.
Segera diterbitkan perangkat hukum yang legal formal tentang pelarangan kafe  dan Warung kopi  karaoke serta penyakit masyarakat dan penyakit sosial lainnya.
Pemerintah segera bertindak tegas memberantas semua jenis penyakit masyarakat, penyakit sosial di semua lini masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Rembang, satu minggu sebelum bulan Suci Romadlon dan seterusnya.
Demikian surat peringatan dan pernyataan sikap kami,  tentang keberatan keberadaan kafe dan warung kopi karaoke diseluruh wilayah kabupaten Rembang,  untuk bisa digunakan dan ditindak lanjuti  sebagai mana mestinya.
Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb.
Tembusan Yth.
Ketua Komisi D. DPRD
Kabupaten Rembang
Ketua Bapem Perda DPRD
Kabupaten Rembang.
Rembang, 20 Mei 2016

Hormat  kami
Yang membuat pernyataan sikap
Pengasuh            Pengasuh
RIBATH                     Pondok Pesantren
DARUSSHOHIHAIN AL – WAHDAH
Sarang Kab. Rembang Lasem Kab. Rembang

KH. MUHAMMAD NAJIH MZ KH.AHFAS HAMID BAIDLOWI

Surat Kepada Fungsionaris, Kader, dan Simpatisan PPP

Kepada YTH;                               Fungsionaris, Kader dan  Simpatisan PPP                                Di-                              
      Jakarta.                                                           
Assalamu’alaikum War. Wab.
Muktamar yang disebut-sebut sebagai ajang islah antara dua kubu di PPP menurut kami justru akan menjadi babak baru pertikaian ditubuh PPP. Karena Muktamar tersebut terselenggara diatas pelanggaran dan pengkhianatan hukum serta pelecehan terhadap konstitusi negara. Muktamar  yang diprakarsai oleh kubu Romy cs dan atas kehendak pemerintah hanya akan menghasilkan ketimpangan-ketimpangan politik bahkan ketimpangan dan pelecehan syari’at yang akan menguntungkan satu pihak.

Wacana aklamasi dalam sistem  pemilihan ketua umum  yang terkesan dipaksakan merupakan bukti intervensi dari kubu Romy, liberalis, gusdurian dan para pengabdi islam nusantara.           

Terlihat, Muktamar tersebut hanyalah untuk melegalkan kembali kepengurusan Muktamar Surabaya dan sebagai kedok bagi Romi Cs untuk menguasai PPP dan menjadikan PPP sebagai partai terbuka seperti  PKB dan partai-partai sekuler lainnya, dimana non muslim bisa menjadi kader, caleg, pemimpin partai bahkan presiden. 
hal ini dibuktikan dengan kebijakan politik PPP dibawah kepemimpinan Suryadharma Ali pada saat persiapan pemilu 2014, karena alasan ingin mendongkrak suara di pemilu 2014, mereka merekomendasikan non muslim bisa menjadi kader partai PPP, padahal asas PPP adalah amar ma’ruf nahi munkar, sedangkan Fiqh Islam telah mensyaratkan amar ma’ruf nahi munkar hanya bisa dilakukan oleh seorang muslim.

Sebenarnya kalau kita mau muhasabah dan intropeksi diri dari sejarah, menurut kami, kebijakan tersebutlah yang menjadi penyebab dari berbagai kasus dan kisruh di tubuh PPP. Dan ini merupakan proyek besar Romy cs, gusdurian, liberalis dan para simpatisan islam nusantara. Ada DANA SUPER BESAR untuk memuluskan proyek tersebut.

Kami sangat menghimbau kepada para kader PPP, untuk menolak segala bentuk intervensi, baik dari dalam, luar bahkan dari pemerintah.

PPP adalah satu-satunya rumah besar umat Islam sunni Indonesia, oleh karena itu, gerakan dakwah dan kebijakan politiknya harus benar-benar sesuai dengan ketentuan-ketentuan syari’at Islam, dan bisa menampung aspirasi masyarakat dan menarik simpatinya, namun dengan tetap mempertahankan identitas Islam yang sesungguhnya, yakni tidak terlalu keras (radikal) juga tidak terlalu lentur (liberal).

Ini semua perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PPP, demi menyongsong suksesi pemilu mendatang.                                              
Semoga kita dan Partai Persatuan Pembangunan diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk terus ber-amar ma’ruf nahi mungkar, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para ulama pendiri PPP.                                              Amiin,,,                                                     Wassalamu’alaikum War. Wab.              
Rembang, Sabtu, 9 April  2016. 13.20 Wib.                                
KH. Muh. Najih Maimoen

abahبسم الله الرحمن الرحيم
FATWA PENGASUH RIBATH DARUSSHOHIHAIN DAN PEMBINA PP AL-ANWAR
Tentang
PEMILIHAN PRESIDEN 9 JULI 2014

Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا [المائدة : 57]
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi ejekan dan permainan. (QS. Al-Maa-idah: 57)
Nabi Muhammad SAW bersabda:
عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّكَ ضَعِيفٌ وَإِنَّهَا أَمَانَةٌ وَإِنَّهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ خِزْيٌ وَنَدَامَةٌ إِلَّا مَنْ أَخَذَهَا بِحَقِّهَا وَأَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ فِيهَا. [رواه مسلم]
Dari Abu Dzarr RA, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda: Wahai Abu Dzarr, engkau itu orang yang lemah, kepemimpinan itu amanat Allah yang kelak di hari Kiamat membawa kehinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mendapatkannya dengan pantas dan menunaikan dengan baik. (HR. Muslim)
Bahwa memilih pemimpin merupakan kewajiban umat sebagai wujud ibadah kepada Allah SWT dalam arti yang seluas-luasnya.
Bahwa umat Islam harus memilih pemimpin negara yang nyata-nyata berkomitmen untuk menjaga kewibawaan dan kemurnian agama, serta berkhidmat untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi umat Islam.
Bahwa umat Islam dilarang memilih pemimpin yang berkarakter mudah dipengaruhi oleh lingkungannya yang cenderung memusuhi, mengabaikan aspirasi, serta memojokkan upaya umat dalam memperjuangkan nilai-nilai moral dan ajaran Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bahwa dalam konteks keummatan dengan tidak menafikan kelemahan yang ada pada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, maka pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi sebagaimana yang ditampakkan oleh pernyataan, sikap politik serta manuver-manuver yang dibangun oleh institusi maupun tokoh-tokoh dukungannya. Seperti dalam hal gigihnya mereka memperjuangkan pencabutan Ketetapan MPRS No. XXV tahun 1966 mengenai larangan faham komunisme. Keinginan untuk menolak lahirnya Perda Syari’at Islam. Keberpihakan pada faham-faham sesat seperti Ahmadiyah, Syi’ah dan Islam Liberal. Keinginan untuk menghapus kolom agama pada KTP. Pengawasan Khatib Jum’at di Masjid. Menolak pemblokiran Situs Porno. Berupaya mencabut SPB Dua Menteri tentang pendirian rumah ibadah. Semua rencana, keinginan dan kecenderungan politik tersebut meresahkan dan mengancam eksistensi umat Isalm serta berpotensi menciptakan iklim sentimen keagamaan yang dapat bermuara pada konflik horizontal.
Maka hukum memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla atau Golput itu HARAM. Karena membantu bertambah maraknya kemaksiatan dan besarnya kekufuran-kekufuran yang bisa mengakibatkan bertambahnya malapetaka dan bencana di Tanah Air, dan untuk menghindari segala kemadlaratan tersebut maka umat Islam secara dlorurot harus memilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan segala kelebihan dan kekurangannya sambil bertawakkal kepada Allah SWT dan berdo’a agar keduanya mampu menjalankan amanat umat Islam dengan sebaik-baiknya.
Demikian fatwa dari kami sebagai rasa tanggung jawab kepada Allah SWT, Rasulullah SAW dan segenap umat Islam untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Ini semua kami lakukan semata-mata demi mendapatkan maghfiroh, rahmat dan ridlo Allah SWT bukan tujuan duniawi. Semoga Allah SWT memberi kita pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, syukur-syukur bisa mengamalkan dan mengikuti pesan, nasehat dan do’a Sayyid Ahmad bin Muhammad Alawi al-Maliki melalui suratnya. Amin

Sarang, 6 Ramadlan 1435 H
4 J u l i 2014 M

Pengasuh Ribath Darusshohihain dan Pembina PP. Al-Anwar

KH. Muhammad Najih Maimoen

 

Surat Kepada: Bapak KAPOLRI Jenderal Timur Pradopo (Perihal Konser Lady Gaga)

Kepada yang Terhormat;

Bapak KAPOLRI Jenderal Timur Pradopo,

Di-

JAKARTA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera, semoga kita semua warga negara Republik Indonesia selalu mendapat pertolongan dan ridlo Allah SWT dalam menegakkan kebenaran dan memerangi kebathilan, Amin ya Rabbal alamin,….

Kami selaku bagian dari warga Negara Republik Indonesia, setelah menyimak perkembangan melalui media masa dan media elektronik, seputar pembubaran diskusi bedah buku “Allah, Liberty and Love” oleh tokoh lesbianis, liberalis dan feminis Irshad Manji di komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta, oleh Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Adry Desas Puryanto, SH, dan Kombes (Pol) Imam Sugianto, M.Si, Kapolres Jakarta Selatan serta penolakan izin konser ratu iblis sedunia, Lady Gaga, oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto yang telah menjelaskan kepada media seputar tidak diberi rekomendasinya (izin) konser ratu iblis tersebut.

Kami sepenuhnya mendukung dan bangga sekaligus memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap langkah-langkah yang telah ditempuh oleh Bapak Kapolri, yang telah mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepuasan dan kerakusan segelintir  orang-orang  Liberal yang ingin merusak moral anak bangsa.

Sebagai negara yang menjunjung tinggi agama dan adab sosial kemasyarakatan, bangsa Indonesia yang memiliki martabat dan jati diri wajib menolak eksploitasi moral bejat dan ide kufur berupa penyimpangan gender dan pemujaan syetan.

Sosok Irshad Manji telah melanggar PNPS No. 1 tahun 1965 tentang penodaan agama. Sosok seperti Irshad Manji, sejak awal bermasalah dengan buku-buku yang ditulisnya. Ia juga yang mensupport keberadaan Gay Muslim. Dalam websitenya, Manji yang dekat dengan Salman Rusdi  -penulis ayat-ayat Setan-  menyerang agama Islam dan Rasulullah Saw. Lebih dari itu Manji pun menggugat kesempurnaan Al-Qur’an.

Propaganda kebebasan dan Lesbianisme Irshad Manji merupakan penistaan dan penodaan terhadap Islam serta propaganda atheisme terselubung. Dalam salah satu bukunya Irshad Manji mengolok-olok Nabi Muhammad SAW:

”Sebagai seorang pedagang buta huruf, Muhammad bergantung pada para pencatat untuk mencatat kata-kata yang didengarnya dari Allah. Kadang-kadang Nabi sendiri mengalami penderitaan yang luar biasa untuk menguraikan apa yang ia dengar. Itulah bagaimana ”ayat-ayat setan” –ayat-ayat yang memuja berhala– dilaporkan pernah diterima oleh Muhammad dan dicatat sebagai ayat otentik untuk al-Quran. Nabi kemudian mencoret ayat-ayat tersebut, menyalahkan tipu daya setan sebagai penyebab kesalahan catat tersebut. Namun, kenyataan bahwa para filosof muslim selama berabad-abad telah mengisahkan cerita ini sungguh telah memperlihatkan keraguan yang sudah lama ada terhadap kesempurnaan al-Quran.”(Beriman Tanpa Rasa Takut:Tantangan Umat Islam Saat Ini, hal. 96-97).

Kedatangan Irshad Manji di Indonesia adalah dalam rangka mengkampanyekan ide dan pemikiran feminisme, lesbianisme, dan liberalisme yang di fasilitasi oleh yayasan dan orang-orang liberal antek-antek zionis-kapitalis.

Begitu juga ratu iblis sedunia,Lady Gaga, kedatangannya di Indonesia juga diprakarsai oleh orang-orang liberal untuk memuluskan ide-ide kufur mereka. Lady Gaga adalah Robot Illuminati. Assesoris penampilan Gaga dalam setiap konsernya, secara vulgar menonjolkan lambang illuminati dan paganisme. Illuminati adalah sebuah kelompok Zionis Yahudi yang memiliki hubungan erat dengan Free Masonry kelompok rahasia dan bawah tanah Zionis. Illuminati adalah sekte Luciferian (iblis) yang memiliki arti Sang Pembawa Cahaya dan sekte memiliki misi untuk menghancurkan umat Islam melalui ide kufurnya. Lady Gaga juga Icon Pornoaksi dan Pornografi. Setiap kali aksi konsernya, Lady Gaga tidak lepas dari sensasionalnya. Yakni menampakkan aurat dan meliukkan tarian yang erotis. Lady Gaga juga dalam setiap konsernya kerap mempertontonkan simbol-simbol Iluminati (Dajjal) bermata satu. Lady Gaga merupakan sosok pemuja setan yang merupakan jelmaan dari sosok seleb terkenal seperti David Bowie, Madonna, Michel Jackson, hingga Freedy Mercury, tapi Lady Gaga lebih berbahaya.

Ini jelas tidak sesuai dengan budaya ketimuran yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan tidak sesuai dengan budaya serta kepribadian bangsa Indonesia, melanggar UU pornoaksi dan pornografi serta kehadiran Lady Gaga dipastikan akan membaptis remaja Indonesia sebagai anak-anak setan yang ia sebut sebagai little monster. Anak-anak cucu kita generasi penerus perjuangan bangsa nantinya akan meniru gaya dan adegan Lady Gaga, yang akhirnya tanpa disadari mereka akan menjadi pemuja syetan, Naudzubillah….!

Orang-orang liberal terus berupaya menghancurkan umat dan merusak bangsa ini dari segala lini, mulai dari aspek agama, budaya, politik, hingga ekonomi. Kerusakan demi kerusakan ditimbulkan atas nama demokrasi, kebebasan berekspresi dan berpendapat, atas nama cinta, toleransi, Hak Asasi Manusia, bahkan atas nama agama (Islam).

Dengan segala cara kaum fasik liberal mendangkalkan akidah umat Islam, dengan mengobrak-abrik syariat Islam, menggugat UU yang mengatur moral umat seperti pornoaksi-pornografi, penodaan agama, hingga miras. Lebih dari itu, mereka suplai dan tawarkan gagasan dan aturan gila tentang Kesetaraan dan Keadilan Gender (RUU KKG).

Bersamaan dengan itu, dibuatlah aktivitas-aktivitas ilegal yang mengatasnamakan diskusi ilmiah, menyegarkan pemikiran (wacana)  baru, menggelar berbagai kegiatan kebudayaan, hingga mengimpor tokoh-tokoh kontroversial atau lebih tepatnya sesat menyesatkan, seperti sosok praktisi lesbi Irshad Manji yang didalam buku-bukunya memperjuangkan kaum gay dan melecehkan ajaran Islam. Termasuk mengimpor penyanyi berpenampilan seronok dan pemuja setan asal Amerika Serikat Lady Gaga.

Mereka punya dana besar dan iming-iming fasilitas yang menggiurkan, sehingga organisasi Islam sebesar NU rela ngemis dan menjual dirinya sebagai antek zionis dengan menjadi fasilisator kedatangan Irshad Manji dan Lady Gaga, yang berarti NU ikut andil dalam penyebaran ide dan pemikiran kufur ajaran pemuja syetan (Satanisme), Aliran Iluminasionis, komunisme, Lesbianisme, Feminisme dan liberalisme yang dibawa oleh kedua wanita antek zionis itu.

Sebagai negara mayoritas Islam, Indonesia memang menjadi sasaran empuk invasi budaya Barat. Saat ini, umat Islam sedang dihancurkan oleh Barat melalui fisik, opini, dan budaya. Karenanya, tak heran untuk memuluskan programnya tersebut, maka musuh-musuh Allah mulai menyuplai artis-artis dan tokoh-tokoh liberal mancanegara yang biasa menampilkan simbol-simbol kufur dan unsur-unsur haram seperti Irshad Manji dan Lady Gaga. Hal itu agar umat Islam bisa menerima suatu budaya yang diharamkan untuk menjadi sesuatu yang terbiasa dan menyenangkan.

Mereka orang-orang liberal punya agenda besar yaitu ingin merubah NKRI menjadi negara komunis, negara yang tidak berketuhanan yang maha esa. Jadi antara Liberal dan PKI adalah setali tiga uang, antek zionis, sama dalam satu tujuan.

Begitu juga konsep imamah atau revolusi yang menjadi agenda syi’ah juga harus diwaspadai, karena untuk mewujudkan konsep revolusi mereka menempuhnya dengan menanam kader-kader syi’ah diberbagai ormas dan pemerintahan, komentar para tokoh yang nadanya punya kecenderungan membela syi’ah, kita temukan tokoh-tokoh yang menjadi kader syi’ah di NU, Muhammadiyah dan beberapa tokoh yang duduk di instansi pemerintahan.

Pernyataan Roisul Hukama, mantan pengikut syi’ah pada 24 Januari 2012 di hadapan media massa, bahwa pengikut syi’ah di Indonesia tengah mempersiapkan revolusi sebagaimana pernah terjadi di Iran, boleh jadi bukan pepesan kosong semata. Karena, konsep imamah merupakan doktrin syi’ah yang harus diperjuangkan.

Kelompok liberal dan simpatisannya antek-antek zionis-kapitalis itu akan terus mendesak lewat berbagai cara agar polisi memberi rekomendasi perizinan konser Lady Gaga. Sebagaimana mereka berjuang mati-matian dengan berbagai cara memohon kepada MK mengenai status anak diluar nikah (zina), sehingga akhirnya MK mengabulkan permohonan mereka dan membatalkan UU Perkawinan No. 1 tahun 1974 pasal 43. Namun, kami yakin, Polisi bukan MK, artinya polisi tidak akan mampu dibeli dan dikendalikan oleh orang-orang liberal yang bernafsu untuk merusak moral generasi muda Indonesia.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Rembang, 23 Mei 2012



KH. Muh. Najih Maimoen

Tembusan;

  1. Menteri Agama RI.
  2. Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
  3. Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam).
  4. Mabes Polri.
  5. Ketua DPR RI.
  6. Ketua MPR RI.
  7. Majlis Ulama Indonesia (MUI).
  8. Mahkamah Konstitusi (MK).
  9. Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

10. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

11. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

-MEMBERSIHKAN NU DARI FAHAM LIBERAL DAN ORANG-ORANGNYA- (VERSI ARABIC)

بسم الله الرحمن الرحيم

انّ التّنافس بين الّذين رُشّحوا لرئاسة جمعية نهضة العلماء ازداد اليّوم حرارة قبل انعقاد مؤتمر الجمعية 22- يناير-2010 مـ في ماكاسار- سلاوسي الجنوبية. ظهرت في هذه الأيام أسماء ثلاثة زعماء نهضيين ذوي شخصيات مشبوهة (آراء مصادمة لقطعيات الشّريعة) وهم:

  1. الدكتور سعيد بن عقيل, إستشاري حركة الشّباب النّصراني الإندونسي الذى كان ادخل الفكرة التّشيّعية في جمعية نهضة العلماء, وقال مهينا للنّبي صلّى الله عليه وسلّم وأصحابه رضي الله عنهم: إن النبّي صلّى الله عليه وسلّم لم يستطع أن يوحّد  العرب ويجمعهم على الإسلام, بدليل انّه بعد وفاته صلّى الله عليه وسلّم ارتدّت العرب إلا قريشا (والأنصار….؟) وانّ عدم ارتداد قريش كان لا لتعصّبهم في الديّن بل تعصّبا قبليا وفرحا وتمسّكا بقوله صلّى الله عليه وسلّم “الأئمّة من قريش”. وكان سعيد عقيل يتردّد الى الكنائس خطيبا وناصحا, وكان يقول: إنّ التّوحيد الإلهيّ الّذي لدى المسلمين والتّوحيد الّذي لدى النّصارى مستويان.
  2. مصدر فريد مسعودي, شيخ JIL (شبكة الإسلام -كذبا وزورا- الليبرالي بإندونسيا) القائل: بأن دفع الضّرائب إلى الحكومة مجزئ عن فريضة الزّكاة, وابدى رأيه الليبرالي بأن مناسك الحجّ من الوقوف بعرفة الى المبيت ورمي الجمار بمنى يجوز فعلها في أيّ وقت من أشهر الحجّ (وهي شوّال وذوالقعدة وعشرذي الحجّة) .
  3. أولى الأبصار, ختن الكياهي الفنّان مصطفى بشري, منسق JIL      وإبليسها الأكبر القائل: انّ جميع الأديان سواسية كلّها سبل الى الحقّ والهدى  وانّ الإسلام ليس هو الأحق و ليس لله تعالى حكم, (وإنّما الأحكام للنّاس), وانّ القرآن ليس بكلام الله وإنّما هو وليد حضارة العرب وثقافتهم, وقال ايضا: انّ النّبي صلّى الله عليه وسلّم بشر كثير الأخطاء, وأجاز هو النّكاح بين شخصين وكافر ومسلمة وأيدّ من حرّم على الرّجال تعدُد الزّوجات وصحّح وحلّل الدّعارة والدّياثة والنّكاح بين شخصين متجانسين وكلّ حرفة ومهنة تجلب الرّزق للإنسان والضّرائب للدّولة.

وهؤلاء الثّلاثة الأشخاص كلّهم أبناء تربيّة عبد الرحمن واحد وكلّهم    (مع مصطفى بشري) يدافعون دفاعا جبّارا عن وجود الفئة الأحمديّة (المرزا غلامية) المرتدّين وغيرهم من الفرق الضّالة وانتشارمذاهبهم في بلادنا إندونسيا. وهذا دليل على انّ هؤلاء اذناب وابواق الصهيونية والصليبية واللبرالية في هدم ملة الإسلام وامّته في هذه البلاد العزيزة, اعاذنا الله من ذلك.

ومن سبل الخلاص من هذه الورطة الكبرى أن لا يختار المؤتمرون النّهضيون واحدا من هؤلاء الثّلاثة وأن يمنعوهم من حضور المؤتمر لأنهم قد خرجوا عن مبادئ الإسلام بإنكارهم ما علم من الدّين بالضّرورة وعن المذاهب الأربعة (الّتى هي اركان فرقة السّنة والجماعة الّتى تدعي اتباعها جمعية نهضة العلماء), لأنّ المذاهب الأربعة اساسها العقيدة الإسلاميّة, وهي شهادة أن لااله الاّ الله  وحده لا شريك له, له الحكم كلّه في الدّنيا والآخرة وانّ محمّدا عبده ورسوله خاتم النبّيين وإمام المرسلين. صلّى الله عليهم وسلّم وإمام جميع المجاهدين والمجتهدين وسلطان الأولياء الصّالحين رضي الله عنهم أجمعين.

ساراع, 13 شوال 1430 هـ

الدّاعي إلى الإصلاح قدر الإستطاعة

الفقير محمّد نجيح بن ميمون زبير

Surat Kepada: Ketua MPR RI Bapak Amien Rais Ketua Fraksi Bulan Bintang Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan

Kepada

Yang terhormat :

Ketua MPR RI Bapak Amien Rais

Ketua Fraksi Bulan Bintang

Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan

Di

Kediaman

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين أشهد أن لاإله إلاالله وحده لاشريك له الملك الحق المبين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله وصحبه أجمعين أما بعد :

Sungguh saya terkejut dan prihatin atas sikap  tokoh–tokoh Islam yag masih ragu atau menolak berlakunya syari’at Islam bagi pemeluknya, karena kalau mereka muslim sejati tentunya mereka mengetahui bahwa hal ini adalah prinsip  agama Islam.  Lebih tragis lagi kalau yang menentang adalah para pakar agama yang di juluki dengan sebutan kyai seperti Said Aqil Siradj, Masdar Farid Mas’udi dll yang memangkas aspirasi utusan Aceh dan kawan–kawan yang disampaikan pada MUNAS NU kemarin tentang penerapan syari’at Islam di Indonesia sebagaimana yang telah berjalan dengan baik & aman di Nangroe Aceh Darusssalam.

Mereka memangkas aspirasi tersebut  karena mereka adalah antek Gus-Dur  yang telah di angkat menjadi anggota kehormatan Laskar Kristus yang ditugaskan untuk menggagalkan masuknya Piagam Jakarta  ke dalam UUD  ’45.

Sekitar tahun 1999 saya telah mengirim-kan surat kepada fraksi Persatuan Pembangunan (FPP) bahwa syari’at Islam memang wajib diamalkan secara total  yang mencakup aspek aqidah, ibadah, akhlaq, mu’amalat, dan hudud (jinayah–penerapan sanksi hukum pidana). Namun yang kita prioritaskan lebih dahulu adalah hukum-hukum qath’i yang telah disepakati para ulama (sedangkan persoalan khilafiyyah kita serahkan kepada Qadli Syar’i yang harus dibentuk) yaitu mencakup aspek aqidah, ibadah, Munakahat, Faroidl (Pembagian harta warisan menurut  Al-Qur’an dan Al-Hadits) dan akhlaq terutama pembasmian perzinaan, pembunuhan, riba, pemberanta-san berhala, perjudian, dan praktek syirik (menyekutukan Alloh SWT). Ketiga aspek ini perlu diprioritaskan karena kalau kita sudah bisa mengamalkannya maka dengan sendirinya umat Islam akan bermunakahat, membagi harta warisan, dan bermu’amalat / melakukan aktifitas ekonomi yang jauh dari larangan Alloh SWT, dan akan meninggal-kan perbuatan maksiat yang sanksi hukumnya (hudud) telah ditentukan dalam Al-Qur’an  dan Al-Hadits.

Kami belum setuju kalau syari’at Islam yang ingin diterapkan langsung beserta hudud–hududnya secara total namun harus diterapkan secara bertahap karena kami khawatir hal ini akan membuat kelompok yang lemah imannya karena terbiasa menerima pemikiran Sekuler menjadi murtad walaupun kami meyakini bahwa mengamalkan hudud (sanksi-sanksi dalam hukum Islam) adalah kewajiban mutlak. Hanya karena tingkat keimanan mayoritas ummat Islam Indonesia belum kuat seperti kita maka penerapan hukum hudud ini perlu dilaksanakan secara bertahap. Kelak kalau kondisi keimanan mereka sudah kuat baru hudud diterapkan secara total.

يا ايّها الذّين آمنوا ادخلوا في السّلم كافّة

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu sekalian ke dalam agama Islam secara total (Al-Baqoroh: 108)

Hanya orang–orang munafiqlah yang tidak siap menjalankan hudud. Dan dengan dimasukkannya syari’at Islam dalam UUD 45 justru kita ingin menyebarluaskan kebenaran ajaran Islam di tengah masyara-kat muslim Indonesia.

Hukum hudud juga tidak boleh hanya berlaku untuk ummat Islam karena bila demikian akan terjadi ketidakadilan di mana-mana. Misalkan, pencuri yang beragama Islam akan dipotong tangannya sedang yang non muslim cuma dipenjara. Semua warga Indonesia harus terikat dengan hukum hudud demi menciptakan rasa keadilan dan ketenangan hidup bersama.

Hukum Islam tidak identik dengan kekejaman, hukum sekuler pun ada kejamnya seperti orang fakir miskin jika melakukan pelanggaran perdata yang juga sama dengan orang kaya. Hukum sekuler juga menerima hukuman vonis seumur hidup bahkan juga menerima hukuman eksekusi. Kenapa kalau hukuman keras dating dari sekuler tidak ditentang, sedangkan kalau datang dari Islam (Hukum Allah SWT) baru ditentang dengan ramai-ramai.

Kami berwasiat kepada seluruh Anggota MPR yang muslim agar takut kepada Allah dalam mengemban amanat Allah dan amanat para pencetus Piagam Jakarta yang nota bene para pendiri negeri ini, dan juga amanat rakyat negeri ini yang mayoritas umat Islam. Apakah kita tidak ingin mengentaskan negeri ini dari deraan multikrisis di mana kuncinya adalah mem-praktekkan syari’at Islam secara total dan konsekuen ?.

Kami ingatkan bahwa pengamalan syari’at Islam ini harus didasari oleh motif melaksanakan kewajiban agama dan berkonsekuensi untuk menghukum orang-orang muslim yang meninggalkan rukun-rukun Islam serta melakukan dosa-dosa besar dengan hukuman-hukuman yang membuat mereka merasa jera yang telah digariskan oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits serta fatwa para ulama mujtahid baik melalui ijma’, qiyas atau dalil-dalil lainnya. Dan juga berkonsekuensi mengangkat Qodli yang alim dan luas pengetahuannya menyangkut ilmu tasyri’ (hukum-hukum Islam).

Jadi, penerapan syari’at Islam ini bukan demi kepentingan sesaat atau bertujuan mencari in come dari denda para pelanggar.

Menyangkut persoalan para koruptor, Islam memandang bahwa mereka wajib diberhentikan dari jabatannya sebagaimana kasus yang menimpa Gus Dur dimana dia dilengserkan dari jabatan karena terlibat penyalahgunaan dana Bulog dan apabila nilai harta yang dikorup sangat besar maka pemerintah berhak memenjarakan mereka  seumur hidup, karena termasuk  berjalan di atas bumi dengan melakukan tindakan-tindakan merusak (destruktif). Inilah hukum Islam yang tegas, tidak seperti yang telah diputuskan NU yang menyatakan bahwa para koruptor jika mati tidak wajib disholati, yang keputusan ini hanya membuat geger dan polemik, apalagi NU juga membolehkan aksi bom bunuh diri berarti NU adalah organisasi teroris yang dielus-elus oleh Amerika. Adapun pendapat fraksi Kebang-kitan Bangsa untuk membuat komisi konstitusi jelas ini adalah rekayasa Amerika dan antek-anteknya yang dengan mudah memakai uang  untuk memasukkan agen-agennya dalam jajaran ketua komisi tersebut, bahkan menyuap seluruh anggota-nya. Begitu juga sikap fraksi Reformasi yang menginginkan tambahan kata-kata ajaran agama masing-masing. Hal ini justru mengajak kita untuk membesarkan kemusy-rikan dalam negeri ini seperti yang telah terjadi yaitu acara doa bersama yang jelas mempercepat dan memperbesar adzab Allah pada negeri ini.

Menyangkut masalah presiden non muslim, kami yakin hal ini tidak akan terjadi lebih-lebih setelah masuknya syari’aat Islam dalam Undang-Undang . Karena hal ini akan mengundang reaksi keras dari ummat Islam.

Inilah petikan beberapa Ayat Al qur’an yang menjadi dasar masukan kami di atas.

1. QS Al-Ma’idah : 33, 44, 45, 47, 49, 90 . 2. QS Al-Haajj :  30. 3. QS Al-Bayyinah : 5.  4. QS Al-Furqon : 68 6. QS Al-Nahl : 90. 7. QS Al-Baqoroh : 278 .

Surat ini kami sampaikan semata-mata karena kami merasa kasihan kepada Bapak-Bapak yang mempunyai amanah besar ini namun masih ada yang merasa ragu karena pengaruh dari komentar dan gugatan pihak-pihak penentang syari’at. Selamat berjuang dan semoga berhasil dengan mendapat ridlo Allah dan ditetapkan dalam jalan-Nya yang .benar Amin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sarang, 8 Agustus 2002

Al-Faqir :

KH. Muh. Najih Maimoen

NB :  Mohon disebarluaskan kepada seluruh anggota DPR/MPR RI yang beragama Islam.

Surat Kepada: KH. Sholahuddin Wahid (Gus- Sholah)

Kepada yang terhormat:

KH. Sholahuddin Wahid (Gus- Sholah)

Di-

Kediaman

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين أشهد أن لاإله إلاالله وحده لاشريك له الملك الحقّ المبين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله وصحبه أجمعين أما بعد :

Semoga bapak sekeluarga selalu mendapatkan limpahan Ni’mat, Hidayah dan Inayah Allah SWT, amin ya robbal ‘alamin.

Mengingat semakin dekatnya Mukta-mar Nahdlatul ulama (NU) dan banyaknya kandindat calon ketua Umum PBNU (Tanfidziyyah) dan Rois Aam (Suriyyah) yang menjadi pembela kepentingan Zionis Barat, menjadi agen Syi’ah, Wahhaby, Liberalis, Sekuleris dan Pluralis maka perlunya kita merapatkan barisan untuk membendung gerak laju mereka, dengan berusaha membuat mekanisme pemilihan ketua umum PBNU dan Rois ‘Am yang tidak memasukkan orang-orang Syi’ah, Liberal dan Wahhabi dan paham-paham sesat lainnya masuk dalam kepengurusan NU dan organisasi-organisasi di bawahnya.

NU sebagai warisan Ulama-ulama sepuh, yang asal berdirinya untuk memben-tengi aqidah ahlussunah Wal-Jamaah dari efek perkembangan pemikiran keagamaan dan politik dunia Islam yaitu gerakan Wahhaby yang merajalela.

Kini NU sudah hilang dari jati dirinya, sebagai organisasi Jam’iyyah Diniyyah Ijtima’yyah, (organisasi keagamaan kema-syarakatan) mereka merusaknya dengan ide-ide pembaharuan dengan cara yang melecehkan, merendahkan para ulama (pesantren) sebagai benteng kekuatan Islam dan sebagai cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama.

Sebagaimana tertuang dalam muqoddi-mah Qonun asasi Syaikh Hasyim Asy’ari yaitu warga NU harus menolak bid’ah dholalah semisal aliran sesat, kufur seperti Syi’ah, Wahhaby, Liberalisme, Pluralisme, Sekulerisme serta paham-paham sesat lainnya yang dikembangkan oleh tokoh-tokoh NU seperti Gus-Dur. Itulah amanat beliau, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk melawan mereka, NU sudah kemasu-kan orang-orang yang tidak sehaluan dengan ulama, paham-paham sesat seperti Syi’ah, Sekuler, Liberal, Plural, Wahhaby dan lain-lainnya semakin gencar dikampa-nyekan bahkan mereka sudah menduduki jabatan strategis dalam NU. Keterlibatan para tokoh-tokoh NU dalam kegiatan-kegiatan yang bekerjasama dengan Syi’ah, Zionis, Salibis sudah tidak asing lagi dan semakin marak dilakukan, pengiriman anak-anak NU ke Qum Iran oleh Ketua PBNU, KH. Hasyim Muzadi, yang setelah kepulangannya mereka akan diberikan jabatan di NU, seringnya melakukan pembe-laan terhadap kelompok Syi’ah di Iraq maupun di Iran, kampanye program keluarga berencana (KB) yang pernah dilakukan oleh KH. Sahal Mahfudz, memberi izin atas terselenggaranya do’a bersama antar agama, yang bertema “Indonesia Berdo’a”, suatu kegiatan keaga-maan yang terselenggara atas kerjasama NU dengan agama-agama non-Islam. Pembelaan kyai Hasyim terhadap pendirian tiga gereja di Pandaan Pasuruan. Begitu juga keterlibatan tokoh NU dari Cirebon, KH. Said Aqil dengan menjadi agen Syi’ah dan antek salibis, yaitu sebagai Penasehat Angkatan Muda Kristen Republik Indonesia, selalu hadir dalam acara Arba’innya orang Syi’ah baik di Jakarta, Surabaya, Malang dan daerah lainnya, melakukan pembelaan terhadap kelompok Kristen ortodoks di Surabaya, yang pernah menghina Nabi dan para shahabatnya, menghapus dua madzhab Abu Hasan al-Asy’ari dan Abu Mansur al-Maturidy dan madzahibul arba’ah dalam NU. Sehingga atas tindakan said itu, timbul protes dari kalangan kyai-kyai untuk menon-aktifkan Sa’id Aqil, tapi oleh KH. Sahal Mahfudz dan KH. Hasyim Muzadi diam seribu kata, dan masih membiarkan Said Aqil bebas berkeliaran di PBNU. Mereka sudah berani melawan kyai, merendahkannya dengan tidak lagi menghiraukan dan mengindahkan dawuh-dawuhnya, sampai-sampai nabi, shahabat dan al-Quran pun mereka lecehkan. Dan masih banyak lagi sebagaimana yang kami sebut dalam buku kami: “Membuka kedok tokoh-tokoh Liberal dalam tubuh NU”

NU harus kembali ke Pesantren, lewat  bapak kyai-lah kami menitipkan NU, NU dan organisasi-organisasi di bawahnya harus bersih dan jauh dari orang-orang yang menjadi agen zionis Barat, sehingga apa yang mereka lakukan atas pesanan dari barat, NU hanya dijadikan untuk mencapai tujuan dunia, dijual ke Zionis Internasional untuk mencari makan dan kepentingan pribadi lainnya.

Sebagai pendamping Bapak kyai, kami mengusulkan KH. Ma’ruf Amin, KH. Mai-moen Zubair, KH. Hamid Baidlowi. Dengan tidak mengakomodasi Said Aqil Cs masuk dalam kepengurusan NU. Karena menurut kami, beliau-beliaulah ulama sepuh NU yang masih konsis dengan akidah Ahlussunnah Waljmamaah, berwawasan luas, dekat dengan warga nahdliyin, mempunyai kapasitas keilmuan yang tinggi.

Bapak harus bisa memgembalikan makna Kithah NU, yaitu NU kembali ke akidah Ahlussunnah Waljamaah dengan tidak menggiring NU berpolitik praktis juga tidak mengekang warga NU untuk berpolitik, membesarkan dan mendukung partai-partai islam yang selalu mendukung diberlakukannya syari’at islam ataupun perda-perda yang berbau Islam. Bahkan kalau perlu meninjau kembali AD/ ART NU yang memberi peluang masuknya paham-paham dan orang-orang Liberal, Syi’ah, Wahhaby ataupun orang-orang yang bekerjasama dengan Syi’ah Iran serta orang-orang yang mempunyai paham yang tidak sesuai dengan akidah ahlussunnah wal-jama’ah masuk dalam kepengurusan NU. Mengembalikan asas madzhab Abu Hasan al-Ay’ari dan Abu Mansur al-Maturidy serta madzahul Fuqoha’ al-Arba’ah.

Untuk mewujudkannya, diperlukan ghiroh islam yang tinggi, dukungan dari berbagai pihak, ulama masyarakat  dan tekat yang tinggi serta ketulusan dan keikhlasan hati untuk mendapat ridlo dari Allah SWT. Untuk itu bapak kyai harus benar-benar berkonsentrasi untuk mengembalikan NU ke Pesantren, bila perlu lepaskan jabatan-jabatan Bapak Kyai di lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi selain NU.

Usulan sebagian kelompok untuk menjadikan “Wisata Religi” terhadap makam Gus-Dur adalah bentuk daripada Pluralisme agama dan penghinaan terhadap keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Proyek yang dikabarkan akan menelan biaya 150 Miliyar itu nantinya bisa menjadi kerangka besar pembangunan sektor pariwisata di Jawa Timur. Kalau sampai ini terjadi, maka pondok pesantren Tebuireng hanya akan tinggal nama, keagungan dan keistimewaan pondok peninggalan Hadro-tussyaikh Hasyim Asy’ari yang mening-galkan segudang sejarah ikut mewujudkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia, yang penuh dengan barokah perlahan-lahan akan sirna. Semua orang mulai dari kalangan umat Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, pejabat, masyarakat, laki-laki, perempuan akan bebas keluar masuk kawasan pesantren. Misi mereka menghan-curkan Islam lewat pesantren sebagai benteng kokoh dalam menjaga aqidah umat Islam sudah mulai mereka jalankan. Dengan dalih kerjasama, penghormatan Gus-Dur, bahkan dengan dalih mengenang jasa KH. Hasyim Asy’ari dan para Masyayikh pondok pesantren Tebuireng, mereka dengan perlahan-lahan akan menguasai pesantren, sehingga lama-kelamaan mereka akan tahu kelemahan pesantren sehingga mereka mengetahui dari sisi mana akan menghan-curkannya, inilah puncak daripada bentuk Pluralisme agama.

Ke depan NU harus menjadi kekuatan yang dominan, yang selalu memperjuang-kan kepentingan ummat, dengan cara memperjuangkan pendidikan yang berkwa-litas, mensejahterakan ummat. Membesar-kan dan mendukung partai-partai yang mempunyai platform Islam, Menumbuhkan kembali ruh jihad NU yang saat ini semakin merosot. Menjadi mitra pemerintah dalam bidang ekonomi, dengan tidak meninggal-kan sikap kritis atas kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan Islam, dengan selalu memberi masukan-masukan kepada pemerintah untuk semaksimal mungkin menerapkan syariat Islam ataupun perda-perda yang berbau Islami di negara Indonesia ini, namun bukan berarti menjadi oposisi.

Demikian surat dukungan kami, besar harapan semoga NU berjalan sesuai dengan ajaran yang dibawa Rosulullah SAW dan para Shahabatnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sarang, 20 Maret 2010 M

H. Muh. Najih Maimoen

Ribath Darusshohihain PP. Al-Anwar

Karangmangu-Sarang-Rembang-Jawa Tengah

 

 

 

Surat Kepada: Habib Mahdi Bin Abdurrahman Al-Atthas (JAKARTA) (Perihal Infotainment)

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum War. Wab.

  1. Bagaimana hukumnya Infotainment seperti SILET yang ada di TV, apakah boleh atau tidak…?
  2. Apakah DAM Haji bisa dibayar diluar Makkah…?

Wassalamu’alaikum War. Wab.

Habib Mahdi Bin Abdurrahman Al-Atthas

 

Kepada yang terhormat;

Habib Mahdi Bin Abdurrahman

Al-Atthas

Di-

JAKARTA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله, والصلاة والسلام على رسول الله, سيدنا محمّد بن عبد الله, وعلى آله وصحبه ومن والاه,  أما بعد:

Infotainment adalah jaringan Zionis-Salibis untuk memasarkan fahisyah kepada masyarakat khususnya ummat Islam. Kita boleh ghibah (menggunjing) orang-orang fasiq-fashiqoh, tapi permasalahnnya adalah kenapa kita harus ikut jaringan syetan tersebut, yang lebih parah lagi adalah memuji-memuji orang seperti Gus-Dur yang fasiq, tarikussholah, murtad, pembela Ahmadiyyah, Baha’iyyah, Bathiniyyah dan seluruh sekte Syi’ah pengagum Khumaini, perintis perayaan Natal di setiap departe-men, lembaga di seluruh Indonesia, menjadikan hari Imlek sebagai hari libur nasional (11 Januari 2001), menjadikan hari Sabtu sebagai hari libur, padahal hari Sabtu hari liburnya Yahudi-Zionis, menjadikan Khong-Hucu sebagai agama, penghina Tuhan (memprotes dan menganggapnya menangis), penghina Al-Quran, dengan mengatakan: “Al-Quran adalah kitab suci paling porno se-dunia” (Situs JIL 10-04-2006) mengganti assalamu’alaikum dengan selamat pagi, memperbolehkan sholat dua bahasa buatan Muhammad Yusman Roy, dalam kasus Karikatur Nabi Muhammad SAW disebuah majalah Denmark, yang membuat ummat Islam sedunia tersinggung, saat diwawancarai di Radio Nederland 22 Pebruari 2006, Gus-Dur berkata: “Ah, itu sih omong kosong, itu bikin-bikin aja, dari 900 juta kaum muslimin di seluruh dunia, nggak ada 3 juta yang tersinggung kok, yang lain nggak”. Dalam kasus komik cabul yang berjudul ” Muhammad dan Zainab dan kartun sex Muhammad dengan budak, pada Muhammad dan Zainab” dalam blog yang beralamat lapotuak.wordpress.com, Nabi digambarkan sebagai seorang yang mengenakan jubah hijau lengkap dengan sorbannya wajahnya brewokan. Gambar Zainab dan Mariyah ditampilkan dengan pakaian yang tidak pantas. Komik itu mengutip ayat-ayat Al-Quran dan Hadits dengan versi penafsiran si komikus yang menyesatkan. Karuan saja komik tersebut mengundang reaksi keras dari kalangan umat Islam yang justru aneh adalah pernyataan Gus-Dur, dia mengatakan bahwa komik tersebut belum tentu ada niat buruk dibalik penyebaran komik tersebut di dunia maya alasannya karena tidak ada yang tahu maksud sipembuat komik. “Jangan-jangan untuk memperkenalkan Nabi” katanya di Batam, 24 November 2008. Begitu juga ketika ditanya soal kasus Arswendo yang menempatkan Nabi Muhammad SAW pada peringkat ke-10, Gus-Dur berkomentar: bahwa Tuhan ataupun Nabi Muhammad tidak perlu dibela “endak perlu dibela, sekarang juga begitu, menurut saya nggak perlu dibela”, menentang hukuman mati bagi orang Islam yang keluar dari agamanya (murtad), dia bilang “itu hanya mengotori nama Islam saja, lafadz “la ikroha fid din” sudah banyak yang melupakannya”,  ketika menjawab soal hukum ummat Islam mengucapkan selamat pada perayaan Natal, kata Gus-Dur: “kita jangan cuman mengucapkan selamat, baiknya kita ikut merayakan, lha kan natal itu mauludnya Nabi Isa” mati-matian bela Inul, membela Paus Benedictus XVI dengan pidatonya saat lawatan kesebuah kampus di Jerman, yang mengatakan bahwa agama Islam menyebarkan agama dengan pedang. Karuan saja pernyataan Paus mendapat kecaman dari ummat Islam sedunia. Walaupun Paus sudah meminta maaf, Lagi-lagi Gus-Dur berkata: bahwa menurutnya, pidato Paus itu tidak ada yang menyudut-kan ummat Islam, pidato Paus dianggapnya normal-normal saja. “ah nggak (menyudut-kan ummat Islam) paling yang bilang gitu FPI dan FBR, saya membacanya normal-normal saja,” cetus Gus-Dur saat membuka diskusi panel di Hotel Atlet Century Park, Senayan Jakarta, Senin 18/ 9/ 2006. dia juga Liberalis, Sekuleris, Pluralis, Multikulturalis-me, Kejawen, Singkretisme, Marxisme, Lelinisme, penganut ajaran Mahatma Gandhi, dia bilang: “Mahatma Gandhi adalah orang suci, saya menjadi seorang muslim yang juga menganut faham Mahatma Gandhi” penasehat Yayasan Simons Peres milik Yahudi, dewan kehormatan laskar Kristus. Bersama kafirin menolak disahkannya UU anti Pornografi-Pornoaksi, penerapan UU Sisdiknas. Piagam Jakarta, menolak campur-tangan Negara dalam kegiatan keagamaan di Indonesia. Mengatakan Yahudi-Nashrani tidak kafir, menghalalkan Ajinomoto, yang oleh prodosennya mengandung enzim hati babi. Bersama-sama kafirin yang tergabung dalam organisasi AKKBB membela keberadaan Ahmadiyyah serta mengusulkan pencabutan UU PNPS No.01 tahun 1965, tahun 1990 menjadi ketua Forum Demokrasi, tahun 1994 menjadi ketua konferensi agama dan perdamaian sedunia. Nabi bersabda:

لاَغِيْبَةَ لِفَاسِقٍ

“Tidaklah dilarang menggunjing orang fasiq”

إِذَا مُدِحَ الْفَاسِقُ غَضِبَ الرَّبُّ

“Apabila orang fasiq telah disanjung-sanjung, maka Allah SWT akan murka”

مَنْ وَقَّرَ صَاحِبَ بِدْعَةٍ فَقَدْ أَعَانَ عَلَى هَدْمِ اْلإِسْلامِ

“Barang siapa yang memulyakan ahli bid’ah berarti dia telah membantu kehancuran agama Islam”

Di saat dia menjabat Presiden, Gus-Dur pernah mengusulkan pencabutan tap MPRS tentang Komunis, (Kompas 30 Desember 2006), terlibat kasus Bruneigate, yaitu Gus-Dur menggelapkan uang 2 juta dolar , uang sumbangan dari Sultan Brunei untuk rakyat Aceh. Buloggate, yaitu atas laporan Badan Urusan Logistik BULOG bahwa uang 4 juta dolar  hilang dari kas Bulog, dan diakui oleh tukang pijatnya sendiri. membuka hubungan dagang dengan Israel, memberi izin pengibaran bendera Bintang Kejora di Papua, asalkan di bawah bendera Merah Putih, 23 Juli 2001 mengeluarkan dekrit yang isinya 1. Pembubaran DPR/ MPR, 2. Mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam satu tahun. 3. membekukan Partai Golkar. melakukan reformasi, reformasi yang pertama yang dia lakukan adalah pembubaran Departemen Penerangan dan Departemen Sosial, meminta Jendral Wiranto untuk mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordiantor Bidang Politik dan Keamanan, memecat Menteri Negara Perindustrian dan Perdagangan, Yusuf Kalla, dan Menteri Negara BUMN, Laksamana Sukardi. Pada bulan Maret 2000 melakukan negoisasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dua bulan kemudian pemerintahannya menandatangani nota kesepahaman dengan GAM hingga awal tahun 2001. pada tanggal 27 Januari 2001, Gus-dur menyatakan kemungkinan Indonesia masuk ke dalam anarkisme, lalu ia mengusulkan pembubaran DPR jika itu sampai terjadi, memecat Yusril Ihza Mahendra dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. Berarti dia bukan negarawan apalagi pahlawan…..

Di Magelang, sejumlah seniman membuat empat patung Gus-Dur,di Studio Mendut. Katanya untuk memperingati 40 hari matinya Gus-Dur. Keempat patung memiliki model yang menggambarkan Gus-Dur sebagai tokoh Pluralisme. Misalnya patung karya Ismanto, yang diberi nama Gunung Gus-Dur dimana badan Gus-Dur dikerumuni satwa. Sementara patung karya Cipto Purnomo diberi nama Sinar Hati Gus-Dur. Yaitu patung Gus-Dur yang dibuat dengan tubuh Budha. Juga ada Presiden disarang penyamun karya Samsuddin dan Gladiator Gus-Dur karya Jono. Seluruh patung Gus-Dur berbahan dasar batu. Terdapat juga lukisan karya Mami Kato yang berjudul Gus-Dur dan Gembiraloka. Inilah bukti kontrak Dunia-Akhirat antara Gus-Dur dan agama-agama berhala.

Fitnah dan bencana yang ditimbulkan Gus-Dur yang kerjasama dengan Syetan-Iblis terus berlanjut, setelah kematiannya muncul pula kesesatan baru, tanah kuburan Gus-Dur diambili orang, mereka mengang-gapnya mempunyai petuah semacam jimat, ini salah satu praktek kemusyrikan dan dosa besar.

Itulah seorang Gus-Dur, yang akidahnya tidak jelas, sehari bisa Islam, Kristen, Syi’ah, Khong-Hucu, Hindu-Budha, Katholik, Kejawen, Kebathinan, Komunis, Zionis, Yahudi sehingga sosoknya saja dipatungkan dengan wajahnya masih wajah Gus-Dur tapi badannya lain.

Sedangkan penarikan DAM diluar Makkah adalah rekayasa orang-orang yang mencari duwit, kalau orang-orang tersebut konsekwen dengan menyembelih hewan di Makkah, ya alhamdulillah, kalau tidak maka orang-orang yang berhaji wajib menghinda-rinya, kalau dipaksa kita serahkan urusannya kepada Allah SWT.

Wallahu’alam bishowab.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Sarang, 17 Muharram 1431 H

               03    Januari     2010 M

H. Muh. Najih Maimoen

Ribath Darusshohihain PP. Al-Anwar

Karangmangu-Sarang-Rembang-Jawa Tengah

 

 

 

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: