HAK-HAK RASULULLAH SAW ATAS UMAT ISLAM

wp-1468433636438.jpg

Jika ada yang bertanya, “Apa hak-hak Rasulullah yang harus dijalankan oleh umatnya”?

Maka Jawabannya adalah: Hak Rasulullah yang harus dipenuhi oleh umatnya itu merupakan hak-hak besar dan wajib sesudah hak Allah swt. Di antara hak-hak Rasulullah adalah:

1. Mengikuti sunnahnya, membela agama dan syariatnya

Allah swt berfirman: katakanlah: jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosamu. (QS. Ali Imron: 31)

Dalam hadits disebutkan:
Nabi Muhammad bersabda: orang yang berpegang dengan sunnahku, disaat umatku rusak itu baginya mendapat pahala seratus orang yang mati syahid.
Nabi bersabda: Barangsiapa menghidupkan sunnahku, maka ia benar-benar menghidupkan aku, dan barangsiapa meng-hidupkan aku, maka ia bersamaku di surga (HR. at-Turmudzi)

2. Cinta dan senang kepada beliau secara sepenuhnya, sehingga beliau lebih dicintainya daripada dirinya sendiri, anaknya dan semua makhluk. Demikian juga halnya mencintai keluarga, sahabat-sahabat dan keturunan beliau.

Ada beberapa hadits yang menjadi dalil. Antara lain:
Nabi Muhammad bersabda, Tidak beriman salah seorang diantara kamu semua, sehingga aku lebih disukainya daripada anaknya, kedua orang tuanya, dan orang-orang seluruhnya.

Nabi Muhammad bersabda, Cintalah kamu semua kepada Allah, karena Dia memberimu makan dari nikmat-nikmatNya, cintailah aku kerena cinta Allah dan cintailah ahli baitku karena cinta kepadaku.

Nabi Muhammad bersabda, Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah dalam urusan sahabat-sahabatku. Janganlah kamu semua menjadikan mereka sebagai sasaran sesudahku nanti. Barangsiapa mencintai mereka, maka sebab cintaku aku mencintai mereka. Barangsiapa membenci mereka, maka sebab benciku aku membenci mereka. Barangsiapa menyakiti mereka, maka ia berarti menyakiti aku, dan barangsiapa menyakiti aku, berarti ia menyakiti Allah, dan barangsiapa menyakiti Allah, maka Dia akan menyiksa-nya.

3. Mengagungkan dan menjunjung tinggi beliau

Dasarnya adalah firman Allah swt:
“Sesungguhnya kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (QS. Fath: 8-9).

Mengagungkan Rasulullah bagian dari mengagung-kan Allah swt., sebagaimana taat kepada beliau merupakan taat kepada Allah, dan mencintai beliau merupakan cinta kepada-Nya. Allah berfirman:
Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. (QS. an-Nisa: 80).
Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu, sesungguhnya mereka berjanji kepada Allah. (QS. Fath: 10).
Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi kamu semua. (QS. Ali Imron: 31).

Para sahabat r.a. adalah teladan yang paling mulia dalam mencintai  dan mengagungkan Rasulullah. Imam Al- Bukhari dan lainnya dalam kisah Al-Khudaibiyyah  meriwayatkan,  Sesungguhnya Urwah bin Masud as-Tsaqafi ketika ditugaskan oleh orang-orang Quraisy menghadap Rasulullah melihat secara langsung sikap tadhim/ mengagungkan para sahabat kepada beliau. Ketika kembali kepada orang-orang Quraisyy ia berkata kepada kaumnya: Hai kaumku, demi Allah, aku sering diutus kepada kisra dan kaisar juga kepada raja Negus, tapi aku sama sekali tidak pernah melihat seorang raja diagungkan oleh kawan-kawannya, seperti sahabat-sahabat Muhammad mengagungkan kepada beliau. Sesungguhnya Muhammad tidak berdahak kecuali dahaknya jatuh pada telapak tangan salah satu di antara mereka, lalu mengusapkan dahak itu ke wajah dan tangannya. Apabila beliau memerintahkan mereka tentang suatu perkara, maka mereka cepat-cepat melaksanakan. Apabila beliau berwudlu, maka hampir-hampir mereka bertengkar karena berebut sisa air wudlunya. Apabila beliau berbicara, mereka diam di hadapannya dan mereka tidak mau mengarahkan pandangan ke arahnya, karena tadhim padanya.      
       
4. Memperbanyak membaca sholawat dan salam kepada beliau

Karena Allah memerintahkannya sebagaimana dalam firmannya:
Sesungguhnya  Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab: 56)

Di dalam hadits banyak disebutkan anjuran membaca shalawat :
Nabi bersabda : Barangsiapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Allah memberinya rahmat sebanyak sepuluh dan menghapus sepuluh kesalahannya dan mengangkat derajatnya samoai sepuluh kali. (H.R Imam Ahmad)

Nabi bersabda : Orang yang paling mulia menurutku di hari kiamat nanti adalah yang paling banyak membaca sholawat kepadaku. (H.R. Imam Ahmad).

Nabi bersabda : Sesungguhnya orang yang paling selamat di antara kamu pada hari kiamat nanti dari ketakutan dan keributan hari kiamat adakah siapa di antara kaum yang paling banyak membaca sholawat kepadaku.

Demikian al-Qodli  Iyadl menyebutkan dalam kitab Asy-Syifa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s