satu

Pasca Reformasi, umat Islam Indonesia dikejutkan munculnya

organisasi-organisasi keagamaan ataupun sosial

yang berkembang biak bak jamur di musim hujan.

 

Ada yang mengusung isu perdamaian, persaudaraan

dan kemanusiaan seperti Lions Club dan Freemasonry,

ada pula yang mengangkat tema kerukunan umat beragama

seperti FKUB dan organisasi sejenisnya.

 

Umatpun masih dicengangkan dengan perebutan antar kelompok

Tentang siapakah yang paling berhak menyandang gelar

“Ahlussunnah wal Jama’ah”, sebuah sebutan untuk kelompok

yang eksistensinya diridhai oleh Rasulullah SAW,

bahkan dijamin keselamatannya. Yang pada akhirnya setiap aliran

 mengklaim kelompoknya sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah,

tak terkecuali sekte-sekte Radikal!

 

Apalagi organisasi Islam terbesar di Indonesia

yang asas dasarnya berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah,

sudah lama dirusak para pimpinannya yang sesat-menyesatkan.

Lengkap sudah fitnah yang merasuk di tubuh umat Islam Indonesia.

 

Lalu, apakah umat harus masuk ke dalam organisasi tersebut?

Dan bagaimana hukumnya menurut prespektif Islam?

Siapa sebenarnya Ahlussunnah wal Jama’ah?

Bagaimana umat menyikapi kesesatan para pemimpin?

 

Risalah kecil dihadapan pembaca, insyaallah memberi jawaban

dan solusi tepat bagi problematika umat, semoga bermanfaat!

Download Buku: Tanya Jawab seputar Aqidah Kekinian

Iklan