Gambar

“Sopo wae seng nurut aturan MGS, bakal bejo, ilmune barokah. Lan sak walike, Sopo seng wani mbangkang peraturan MGS, mesti kualate,… buktine wes nyoto. Tapi senajan ngunu iku, ojo fanatik karo MGS, tapi fanatiko karo pendidikan salaf, ngaji lillahi ta’ala”

“Pendidikan Sarang kuno itu berprinsip pada NGAJI & DISIPLIN, dan ini dimulai pada masa KH. Umar Harun dan ulama-ulama lainnya, beliau menekankan kedisiplinan yang sangat ketat di jenjang Jurumiyah dan ilmu-ilmu alat lainnya”

“Ikhtibar dalam madrasah/ pondok pesantren aslinya dengan methode musafahah atau tanya jawab antara guru dan murid, tapi karena keterbatasan waktu dan semakin banyaknya murid akhirnya methode ikhtibar di ganti dengan cara tulis menulis”

“Perumpamaan seorang pen-contek pada saat Ikhtibar Madrasah itu layaknya seorang laki-laki yang mengejar wanita lewat mahabbah-mahabbah (wirid-wirid), dalam arti sama-sama memaksakan kehendak dan bernafsu mengejar target, meskipun dengan cara-cara kotor, Naudzubillah min dzalik”.

Rangkuman Mauidloh KH. Muh. Najih Maimoen dalam rangka menyongsong Ikhtibar I MGS, bertempat di Ribath Darusshohihain, malam jum’at 18-Muharram-1435 H.

Iklan