-MEMBERSIHKAN NU DARI FAHAM LIBERAL DAN ORANG-ORANGNYA-

-MEMBERSIHKAN NU DARI FAHAM LIBERAL DAN ORANG-ORANGNYA-

 

Assalamu’alaikum War. Wab. Bursa kandindat calon ketua umum PBNU pada Muktamar ke-32, pada tanggal 22 Maret 2010 M di Makasar Sulawesi Selatan mulai memanas, muncul tiga tokoh NU kontroversial.

1. Said Aqil Siradj, Penasehat Angkatan Muda Kristen Republik Indonesia, yang pernah memasukkan aliran Syi’ah di NU, menghina Nabi dan para Shahabatnya, dia berkata: “Nabi Muhammad tidak berhasil mempersatukan orang Arab, dengan bukti, sepeninggal beliau orang Arab murtad, kecuali Quraisy (Anshor), itupun tidak keluarnya dari Islam bukan karena agama tetapi karena fanatik kesukuan”, dia juga bilang “Abu Bakar tak punya integritas, Umar hanyalah putra mahkota yang berarti terpilihnya tidak lewat permusyawaratan, tapi ditunjuk langsung oleh Abu Bakar RA. lebih tragis lagi, dia menghujat sayyidina Utsman RA. Beliau dipikun-pikunkan oleh Sa’id Aqiel dan suka menghambur-hamburkan uang pada kerabatnya” (Makalah Said yang disampaikan pada tanggal 19 Oktober 1996 di Kantor PBNU Jakarta) khutbah di gereja, dia bilang: “Tauhid Islam dan Kristen sama saja”. (Majalah Bidik, Januari 2003). Selain itu, Said telah lancang dan berani mengkafirkan Imam Ghozaly dalam disertasinya untuk meraih gelar doktor di Universitas Ummul Quro.

2. Masdar Farid Mas’udy, senior JIL mengatakan: “Kewajiban pajak bisa meng-gantikan zakat” dia juga mengusung ide Liberalnya “Manasik haji mulai wukuf di Arafah sampai Mabit dan melempar jumroh di Mina, bisa dilakukan kapan saja selain tanggal 9, 10, 11, 12, 13 Dzul hijjah, bisa dilakukan di bulan Syawwal dan Dzul Qo’dah”. Dia juga tidak malu-malu membela perzinaan. “Kalau toh lelaki nekat berzina dengan pelacur, maka hendaknya pakai kondom”. (Kompas, 14 Maret 2003)

3. Ulil Absor Abdalla, Mantan Koordi-nator JIL yang juga penyambung lidah Yahudi-Amerika yang kafir itu berkata: “Semua agama sama. Semuanya menuju jalan kebenaran. Jadi, Islam bukan yang paling benar”, “Tidak ada yang disebut hukum Tuhan, misalnya hukum tentang jual beli, pernikahan, pemerintahan dll.”, “Al-Qur’an bukan kalamullah, tapi produks budaya Arab. Nabi Muhammad banyak salahnya,” memperbolehkan kawin beda agama, “orang Liberal tidak memperboleh-kan poligami, tapi juga memperbolehkannya dengan disertai diperbolehkanya poliandri. “melegalkan pelacuran, nikah sejenis, nikah waria, profesi apa saja asal bisa menjadi pemasukan negara” (Kompas, Senin 18 November 2003). Menurut Ulil, “Haramnya minuman keras (Khamar) itu bersifat sekunder dan kontekstual, karena itu, Vodka (minuman beralkhohol lebih dari 16 %) boleh jadi di Rusia dihalalkan karena disana udaranya dingin sekali”(Gatra, 21 Desember 2002) berarti berzina dipuncak yang udaranya dingin diperbolehkan, meman-dang bersifat sekunder dan konstektual.

Mereka semua mendukung mati-matian keberadaan Ahmadiyyah dan aliran-aliran kufur lainnya berkembang di Indonesia. Ini membuktikan mereka antek-antek Zionis-Yahudi-Salibis-Amerika untuk menghancur-kan Islam, dengan menyebarkan Liberalis-me, Sekulerisme dan Pluralisme.

Sebagai solusinya, marilah kita mencari figur yang masih konsis terhadap ajaran ahlussunnah Wal-Jama’ah, berwawasan luas, mampu menyelamatkan NU dari rongro-ngan faham-faham kufur, mengembalikan-nya sesuai dengan cita-cita ulama salafussholih para pendiri NU, sebagaimana tertuang dalam Qonun Asasi warisan Hadlratussyaikh Hasyim Asy’ari. Membe-baskan kepengurusan NU dan organisasi-organisasi di bawahnya dari pengaruh orang-orang yang berhaluan Liberal. Langkah ini wajib kita lakukan guna menyelamatkan umat Islam Indonesia dari kesesatan aqidah dan musibah yang berkepanjangan.

Bersihkan NU dari Money Politic, intervensi asing, aliran kepercayaan, kejawen, Syi’ah dan faham-faham kufur lainnya, serta jauhkan dari orang-orangnya. Kemenangan salah satu dari mereka, hakekatnya kemenangan bersama, karena mereka satu paket, pembajak akidah, Sekuleris-Liberalis-Zionis-Salibis. Bagi yang di luar Makasar hati-hati jangan sampai uang akomodasi bisa melemahkan keima-nan.

Wallahu ‘alam bisshowab Wassalamu’alaikum War. Wab.

Sarang, 09 Muharram 1430 H.

26 Desember 2009 M.

H. Muh. Najih Maimoen

Ribath Darusshohihain PP. Al-Anwar

Karangmangu-Sarang-Rembang-Jawa Tengah

* Di antara tiga kandidat yang paling berbahaya adalah Ulil Absar Abdalla, selain dia mantan Koordinator JIL dia juga paling berani mengumbar kata-kata kufur seperti di atas, baru saja datang dari Amerika, setelah selama ± 5 tahun mematangkan pengkaderan Liberalisme dan memperkuat kontrak dengan bosnya. Juga tak kalah bahayanya Said Aqil, disamping dia Liberal, dia juga penyambung lidah Syi’ah yang dapat kucuran dana dari Iran.

Sebarkan….!!

Satu pemikiran pada “-MEMBERSIHKAN NU DARI FAHAM LIBERAL DAN ORANG-ORANGNYA-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s