Ketika seseorang mendengar kata “Islam Radikal” maka bayangan yang muncul di benaknya adalah kekerasan, kengototan, sifat memaksakan kehendak dan ekstrimnya para penganut aliran ini. Hal ini tentulah wajar karena memang tujuan pencetus istilah Islam radikal (dalam hal ini orang barat) adalah supaya semua orang menganggap bahwa Islam adalah agama yang mentiadakan peri kemanusian dan selalu ingin menang sendiri serta selalu menggunakan kekerasan dan senjata dalam rangka mengembangkan ajarannya. Dari sinilah perlu kiranya kita telaah bersama tentang hakikat Islam radikal, keberadaan, dan pengaruhnya terhadap dunia Islam atau non Islam.

Islam radikal tersusun dari dua kata yang tentunya masing-masing dari keduanya memiliki arti/definisi sendiri-sendiri yang dapat kita jadikan sebagai acuan untuk memahami lebih detail akan hakikat dan eksistensi dari istilah islam radikal itu sendiri.

Download buku: Islam Radikal, antara Pro dan Kontra

Iklan